|
Economics -
Ekonomi Sebelumnya
|
|
Senin, 17 September 2007 |
|
(Tim CIDES) Menyikapi Kenaikan BBM, emimpin Mestinya Memberikan SolusiI, bukan Menambah Beban. Kondisi rakyat yang semakin sulit bertambah sulit dengan kenaikan harga-harga, terutama bahan pokok sehari-hari disebabkan oleh kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-M.Jusuf Kalla menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kenaikan ini menimbulkan pertanyaan kritis, apakah pemerintah saat ini telah kehilangan cara mengatasi persoalan keuangan negara, sehingga tidak ada pilihan lain kecuali harus menaikkan BBM?. Kalau demikian adanya, maka pertanyaan selanjutnya adalah, untuk apa kita mempunyai pemerintahan dan memilihnya dengan susah payah, kalau ternya hanya menambah beban berat rakyat?. Apakah tidak lebih baik kita berpikir ulang mencari pemerintah yang berkemampuan mengatasi suatu masalah tanpa menimbulkan masalah.
Persoalannya bukan hanya kesalahan pemerintahan SBY-MJK semata, tapi juga kesalahan rakyat Indonesia yang begitu saja mempercayakan pemerintahan ini kepadanya dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada September 2004 yang lalu, tanpa mempertimbangkan secara cermat, jernih dan rasional kemampuan manajerialnya yang cenderung sengaja ditutup-tutupi pada waktu itu dengan kemasan kewibawaan penampilan dan popularitasnya. (Tim CIDES).
Bookmarks (49) 0 Buka: 12815
Hanya Angoota Terdaftar yang dapat memberikan komentar. Silakan login atau mendaftar terlebih dahulu. Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.2 |